Sabtu, 21 November 2015

Sejarah Politik luar negeri Indonesia pada era orde baru dalam kerjasama di ASEAN



Sejarah Politik luar negeri Indonesia pada era orde baru dalam kerjasama di ASEAN
Indonesia merupakan salah satu negara di kawasan asia tenggara yang mana telah merdeka hingga saat ini berusia 70 tahun lebih.Pada awalnya sebelum Indonesia merdeka atau terbebas dari penjajahan banyak sekali rangkaian historis yang dicatat mulai dari zaman penjajahan Belanda hingga penjajahan Jepang, sampai pada saatnya Indonesia merdeka tahun 1945 dan sekaligus merupakan titik awal pembentukan jati diri bangsa setelah terlepas dari genggaman bangsa lain. Pada proses pembentukan pemerintahan serta ketatanegaraan Indonesia mrngalami proses yang panjang, dari mulai pemerintahan masa orde lama, orde baru dan era reformasi sampai sekarang ini. Perubahan itu mencakup seluruh aspek baik itu aspek politik, ekonomi, sosial ,budaya, dan lain sebagainya. Pada pembahasan kali ini penulis akan membahas tentang politik luar negeri Indonesia pada masa orde baru.

Politik luar negeri merupakan salah suatu bentuk pengenalan suatu negara atas perkembangan yang telah berhasil dicapai oleh pemerintah di negara tersebut (Indonesia). Pada era orde baru, Indonesia terfokus pada pembenahan dari sektor pembangunan. Hal ini ditujukan untuk penyesuaian diri terhadap dunia luar (Internasional). Upaya untuk mewujudkan perubahan nasional ke arah yang lebih maju.Orientasi politik luar negeri berbasis pembangunan ini adalah peningkatan kesejahteraan rakyat, kualitas SDM dan pengembangan ekonomi. Kepercayaan diri Indonesia dalam menunjukkan jati diri ke negata lain Dalam hal ini Indonesia berlandaskan politik luar negeri bebas aktif. Bebas disini diartikan bahwa negara Indonesiia tidak ingin beraliansi dengan pihak manapun, berhak mengatur jalan kehidupan bangsa Indonesia sendiri tanpa terikat aturan dari negara manapun. Aktif disini dapat diartikan bahwa Indonesia ikut berperan aktif dalam menjaga perdamaian negara di dunia, hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan Indonesia dalam organisasi internasional yang berorientasi pada pembangunan di era orde baru, ikut melaksanakan perdamaian dunia, kerja sama Internasional di kawasan ASEAN, Peningkatan kerja sama di bidang ekonomi dengan negara lain juga diterapkan Indonesia dalam penerapannya pada politik luar negeri bebas aktif ini.. Sebagai contoh Indonesia pernah mengikuti KTT ASEAN. 

Era pemerintahan Presiden Soeharto, Indonesia di fokuskan pada pembangunan sector ekonomi dengan cara melakukan kerjasama di bidang ekonomi dan pembenahan sistem politik. Pemerataan ekonomi dan jaminan stabillitas ekonomi antar negara negara di ASEAN. Keikutsertaan Indonesia dalam menjalin kerja sama di segala bidang dengan negara lain termasuk ikut ambil bagian dalam mengatasi perang Vietnam semakin menunjukkan bahwa sistem politik luar negeri Indonesia yang menginginkan negara negara di kawasan asia tenggara agar bisa melepaskan diri dari jeratan negara besar yang lain. Keberhasilan Indonesia dalam menerapkan politik bebas aktif pada era orde baru ini terlihat pada keberhasilan menciptakan keamanan untuk mencapai tujuan pembangunan, tidak lupa pula keterlibatan aktor dunia internasional dalam perbaikan citra Indonesia di mata internasional. Perbaikan ini dilakukan dengan cara mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia serta memperbaiki hubungan Indonesia dengan negara negara di luar kawasan asia tenggara yang dirasa kurang harmonis. Lingkungan yang kondusif sangat menentukan kestabilan politik serta kerja sama suatu negara dengan negara lain. Di kawasan asia tenggara Indonesia mengutamakan perundingan dalam penyelesaian konflik, hal ini dirasa merupakan suatu strategi yang sangat efektif karena kemungkinan terjadi konflik senjata akan sulit terjadi  Prinsip pembagian kekuasaan dengan batas batas tertentu mendorong semakin kondusifnya lingkungan negara kawasan asia tenggara. Persaingan antara negara negara kawasan asia tenggara ditunjukkan dengan cara yang positif dan menekan terjadinya konflik apabila ada salah satu pihak yang merasa dirugikan dalam proses kerja sama. Indonesia dalam penerapannya politik bebas aktif pada era orde baru telah menjalin kerja sama yang memberikan dampak positif bagi tujuan pembangunan nasional namun penghambat bagi Indonesia yatu masih bergantung pada bantuan luar negeri. Di era orde baru Indonesia menggantungkan bantuan dari negara lain untuk mempertahankan stabilitas ekonomi pada masa orde baru.

 sehingga dalam memajukan Indonesia, masih ada kesulitan yang Indonesia hadapi salah satunya pembangunana negarahal ini juga ditunjukkan dengan salah satu penghambat lain yaitu kurangnya daya saing Indonesia dengan negara negaea yang memiliki kekuatan lebih dalam sektor pembangunan, dan juga Indonesia belum bisa memanfaatkan sumber daya yang ada Dari sini juga dapat dikatakan Indonesia masih bersikap pasif terhadap keikut sertaan dalam penyelesaian konflik Internasional di luar negara negara ASEAN pada saat itu. Hal ini menimbulkan peranan oleh negara - negara di luar anggota kawasan asia tenggara  Contoh kasus lai yaitu kasus timor timur, pada saat itu timor timur yang dianggap tidak menjadi masalah serius bagi Indonesia, Tetapi hal ini sangat gencar diperdebatkan di Dunia internasionas di era orde baru dikarenakan statusnya yang masih dipertanyakan pada saat itu.

Dari permasalahan di atas dapat disimpukan bahwa politik luar negeri Indonesia pada masa orde baru penerapannya masih kurang maksimal. Walaupun mampu meningkatkan stabiltas perekonomian negara yang sangat pesat dan penguatan kerja sama antar negara kawasan asia tenggara, di sisi lain, hambatan yang di temui adalah penerpan maksimal sistem politik luar negeri masih dirasa sulit untuk di capai , sehingga perlu adanya solusi untuk memaksimalkan penerapan politik luar negeri tersebut yaitu dengan cara, pada saat orde baru seharusnya Indonesia memberanikan diri keluar untuk bekerja sama dengan negara lain di luar asia tenggara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar