Sejarah Politik luar
negeri Indonesia pada era orde baru dalam kerjasama di ASEAN
Indonesia merupakan salah satu negara di kawasan asia
tenggara yang mana telah merdeka hingga saat ini berusia 70 tahun lebih.Pada
awalnya sebelum Indonesia merdeka atau terbebas dari penjajahan banyak sekali
rangkaian historis yang dicatat mulai dari zaman penjajahan Belanda hingga
penjajahan Jepang, sampai pada saatnya Indonesia merdeka tahun 1945 dan
sekaligus merupakan titik awal pembentukan jati diri bangsa setelah terlepas
dari genggaman bangsa lain. Pada proses pembentukan pemerintahan serta
ketatanegaraan Indonesia mrngalami proses yang panjang, dari mulai pemerintahan
masa orde lama, orde baru dan era reformasi sampai sekarang ini. Perubahan itu
mencakup seluruh aspek baik itu aspek politik, ekonomi, sosial ,budaya, dan
lain sebagainya. Pada pembahasan kali ini penulis akan membahas tentang politik
luar negeri Indonesia pada masa orde baru.
Politik luar negeri merupakan
salah suatu bentuk pengenalan suatu negara atas perkembangan yang telah
berhasil dicapai oleh pemerintah di negara tersebut (Indonesia). Pada era orde
baru, Indonesia terfokus pada pembenahan dari sektor pembangunan. Hal ini
ditujukan untuk penyesuaian diri terhadap dunia luar (Internasional). Upaya
untuk mewujudkan perubahan nasional ke arah yang lebih maju.Orientasi politik
luar negeri berbasis pembangunan ini adalah peningkatan kesejahteraan rakyat,
kualitas SDM dan pengembangan ekonomi. Kepercayaan diri Indonesia dalam
menunjukkan jati diri ke negata lain Dalam hal ini Indonesia berlandaskan
politik luar negeri bebas aktif. Bebas disini diartikan bahwa negara Indonesiia
tidak ingin beraliansi dengan pihak manapun, berhak mengatur jalan kehidupan bangsa
Indonesia sendiri tanpa terikat aturan dari negara manapun. Aktif disini dapat
diartikan bahwa Indonesia ikut berperan aktif dalam menjaga perdamaian negara
di dunia, hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan Indonesia dalam organisasi
internasional yang berorientasi pada pembangunan di era orde baru, ikut
melaksanakan perdamaian dunia, kerja sama Internasional di kawasan ASEAN,
Peningkatan kerja sama di bidang ekonomi dengan negara lain juga diterapkan
Indonesia dalam penerapannya pada politik luar negeri bebas aktif ini.. Sebagai
contoh Indonesia pernah mengikuti KTT ASEAN.
Era pemerintahan Presiden
Soeharto, Indonesia di fokuskan pada pembangunan sector ekonomi dengan cara
melakukan kerjasama di bidang ekonomi dan pembenahan sistem politik. Pemerataan
ekonomi dan jaminan stabillitas ekonomi antar negara negara di ASEAN.
Keikutsertaan Indonesia dalam menjalin kerja sama di segala bidang dengan
negara lain termasuk ikut ambil bagian dalam mengatasi perang Vietnam semakin
menunjukkan bahwa sistem politik luar negeri Indonesia yang menginginkan negara
negara di kawasan asia tenggara agar bisa melepaskan diri dari jeratan negara besar
yang lain. Keberhasilan Indonesia dalam menerapkan politik bebas aktif pada era
orde baru ini terlihat pada keberhasilan menciptakan keamanan untuk mencapai
tujuan pembangunan, tidak lupa pula keterlibatan aktor dunia internasional dalam
perbaikan citra Indonesia di mata internasional. Perbaikan ini dilakukan dengan
cara mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia serta memperbaiki hubungan
Indonesia dengan negara negara di luar kawasan asia tenggara yang dirasa kurang
harmonis. Lingkungan yang kondusif sangat menentukan kestabilan politik serta kerja
sama suatu negara dengan negara lain. Di kawasan asia tenggara Indonesia
mengutamakan perundingan dalam penyelesaian konflik, hal ini dirasa merupakan
suatu strategi yang sangat efektif karena kemungkinan terjadi konflik senjata
akan sulit terjadi Prinsip pembagian
kekuasaan dengan batas batas tertentu mendorong semakin kondusifnya lingkungan
negara kawasan asia tenggara. Persaingan antara negara negara kawasan asia
tenggara ditunjukkan dengan cara yang positif dan menekan terjadinya konflik
apabila ada salah satu pihak yang merasa dirugikan dalam proses kerja sama.
Indonesia dalam penerapannya politik bebas aktif pada era orde baru telah
menjalin kerja sama yang memberikan dampak positif bagi tujuan pembangunan
nasional namun penghambat bagi Indonesia yatu masih bergantung pada bantuan luar
negeri. Di era orde baru Indonesia menggantungkan bantuan dari negara lain
untuk mempertahankan stabilitas ekonomi pada masa orde baru.
sehingga dalam
memajukan Indonesia, masih ada kesulitan yang Indonesia hadapi salah satunya
pembangunana negarahal ini juga ditunjukkan dengan salah satu penghambat lain
yaitu kurangnya daya saing Indonesia dengan negara negaea yang memiliki
kekuatan lebih dalam sektor pembangunan, dan juga Indonesia belum bisa
memanfaatkan sumber daya yang ada Dari sini juga dapat dikatakan Indonesia
masih bersikap pasif terhadap keikut sertaan dalam penyelesaian konflik
Internasional di luar negara negara ASEAN pada saat itu. Hal ini menimbulkan peranan
oleh negara - negara di luar anggota kawasan asia tenggara Contoh kasus lai yaitu kasus timor timur, pada
saat itu timor timur yang dianggap tidak menjadi masalah serius bagi Indonesia,
Tetapi hal ini sangat gencar diperdebatkan di Dunia internasionas di era orde
baru dikarenakan statusnya yang masih dipertanyakan pada saat itu.
Dari permasalahan di atas dapat disimpukan bahwa politik
luar negeri Indonesia pada masa orde baru penerapannya masih kurang maksimal.
Walaupun mampu meningkatkan stabiltas perekonomian negara yang sangat pesat dan
penguatan kerja sama antar negara kawasan asia tenggara, di sisi lain, hambatan
yang di temui adalah penerpan maksimal sistem politik luar negeri masih dirasa
sulit untuk di capai , sehingga perlu adanya solusi untuk memaksimalkan penerapan
politik luar negeri tersebut yaitu dengan cara, pada saat orde baru seharusnya
Indonesia memberanikan diri keluar untuk bekerja sama dengan negara lain di
luar asia tenggara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar