Sabtu, 21 November 2015

Perekonomian negara ditinjau dari sudut pandang faham liberalisme



Perekonomian negara ditinjau dari sudut pandang faham liberalisme
Liberalisme merupakan suatu pandangan atau faham yang menekankan bahwa kebebasan merupakan hal yang utama dalam segala hal baik itu agama ekonomi sosial serta hal hal lainnya Kebebasan dalam menjalankan berbagai hal yang dianggap benar bagi setiap individu Faham liberalisme mementingkan kesamaan antar individu menganggap individu memiliki kekuasaan mutlak tidak ada pembatasan apapun yang menghalangi gerakan setiap individu, masyarakat terbentuk atas individu individu yang berbeda kepentingan maka dalam faham liberalisme ini menuntut bahwa setiap individu harus menghormati individu ataupun orang lain  serta dapat melindungi antar sesama individu meskipun berbeda tujuan dan kepentingan dalam hidupnya.

Masa liberalisme terbagi menjadi dua yaitu liberalisme klasik dan liberalisme modern sejak abad ke 20 hingga sekarang faham liberalisme masih tetap ada, liberalisme klasik yang sangat mengutamakan keberadaan individu kebebasan dalam berfikir tanpa mencampuri hak hak orang lain melakukan perbuatan apapun, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menyatakan kemauannya Faham liberalisme menyatakan bahwa akal manusia mampu berfikir atas apa yang dikehendaki.Jika dilihat dari sisi positifnya walaupun lebih mengutamakan kepentingan individu manusia juga bisa bekerja sama tanpa adanya konflik karena dengan melibatkan akal setiap individu yang mampu berfikir secara rasional 

Faham liberalisme dari dulu hingga sekarang tetap masih eksis berawal dari pencetus aliran ini john locke yang menyatakan bahwa hak pribadi harus ditegakkan, pada saat sekarang ini faham liberalisme masih tetap ada dengan pola pemikirannya setiap individu semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu, faham liberalisme juga sangat berpengaruh di berbagai bidang, kali ini penulis akan memaparkan liberalisme di bidang ekonomi,liberalisme di bidang ekonomi menujukkan bahwa suatu hal yang ingin diterapkan atau dicapai yaitu kebebasan setiap individu  dalam mengatur segala aspek perekonomian yang berorientasi untuk memperoleh keuntungan yangsebesar besarnya atas usahanya sendiri dalam mengolah ekonomi, setiap individu berhak memperoleh suatu kebebasan tetapi tetap harus bisa dipertanggung jawabkan atas apa yang dia perbuat sebagai pelaku ekonomi liberal.

Sistem ekonomi liberal banyak sekali diterapkan di negara negara besar seperti Amerika Serikat. Di Amerika Serikat menganut sistem ekonomi campuran tetapi juga menerapkan kebebasan setiap individu ataupun negara lain ikut megambil bagian dari aktivitas perekonomian Amerika Serikat baik itu dari segi ekspor impor barang ataupun kegiatan perekonomian lainnya yang bertujuan untuk menunjang kemajuan dan kepentingan negara yang lain dalam sistem perekonomiannya, Adanya kerja sama antar Amerika Serikat dengan negara lain yang bertujuan untuk mencapai keuntungan antar kedua belah pihak tentunya timbul kesepakatan tertentu dalam kerja sama yang di jalin antar kedua belah pihak.

Perekonomian liberal yang diterapka di negara negara majujuga berdampak negatif bagi negara negara berkembang, negara negara berkembang tentunya berupaya untuk menyamai taraf perekonomian di negara maju  supaya tidak semakin tertinggal oleh persaingan perekonomian antar negara, pelaku pelaku ekonomi dari yang terkecil hingga yang besar saling berlomba untuk bersaing mendapatkan keuntungan dalam usaha yang mereka jalani hal ini tentunya sangat berpengaruh bagi negara, bagimana tidak  jika masyarakat dan setiap individu bersaing untuk memperoleh keuntungan pribadi secara tidak langsung negara juga terkena imbasnya, jika individu bersaing secara tidak sehat akan menimbulkan ketimpangan di dalam perekonomian negara yang sedang berkembang untuk memperbaiki sistem perekonomiannya

Dari kasus perekonomian liberal di atasmenurut penulis tentu masih perlu pembenahan, perlu adanya pengkajian yang lebih mendalam tentang sistem ekonomi yang melibatkan aktor individu sebagai aktor utama dalam menggerakkan perekonomian negara. Di negara negara maju tentunya akan timbul kesenjangan antara individu satu dengan yang lain tentuya dari latar belakang yang berbeda beda jika tidak mampu mengimbangi persaingan maka perlahan lahan individu yang lemah perekonomiannya akan tersingkir oleh yang kuat akibatnya kesejahteraan negara mengalami masalah akibat ulah individu individu yang mencari keuntungannya sendiri tanpa melihat individu yang lainnya yang notabene kurng mempunyai daya saing yang kuat dalam menggerakkan perekonomiannya secara pesonal
Tidak menutup kemungkinan hal ini terjadi di negara berkembangurangnya campur tangan pemerintah dalam mengatur perekonomian menjadikan perekonomian di negara berkebang semakin kacau bagaimana tidak pemerintah terhalang oleh individu individu yang dianggap mampu bersaing dalam menggerakkan perekonomian negara mau tidak mau pemerintah harus menuruti segala macam aturan aturan yang dibuat oleh individu yang merupakan pelaku perekonomian negara.Masalah masalah yang ditanggung oleh negara berkembang utamanya dari sektor perekonomian akan sulit teratasi karena perilaku setiap individu yang merasa mampu menggerakkan perekonomian negara, mengutamakan kepentingan mereka untuk mencari keuntungan yang sebesar besarnya tanpa mempedulikan individu yang lain yang notabene hanya memiliki kemampuan pengolahn ekonomi yang rendah.

Penulis memberikan solusi bahwa pemerintah sebagai pemimpin negara harus bersikap tegas memerangi individu individu yang dianggap sangat kuat dalam menggerakkan perekonomian negara, pemerintah perlu membuat kebiijakan kebijakan baru yang lebih tegas tentunya untuk menekan gerak individu yang mempunyai peranan kuat dalam pengaturan ekonomi suatu negara, tetapi kebijakan kebijakan yang dibuat pemerintah haruslah tidak bersifat berat sebelah, dalam artian pemerintah harus melihat sisi positif dan negatif akibat kebijakan kebijakan yang dibuat untuk mengatur perekonomian negara, pemerintah harus memperhatikan kondisi masyarakatnya secara seksama di kemudian hari setelah berhasil menerapkan kebijakan kbijakan yang dianggap efektif  dalam menekan peran individu individu yang dianngap memiliki kekuatan besar untuk menggerakkan pe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar