Sabtu, 21 November 2015

Masyarakat madani sebagai elemen negara yang demokratis



Masyarakat madani sebagai elemen negara yang demokratis
Masyarakat merupakan suatu kumpulan manusia yang mendiami suatu tempat tertentu dan menjalankan aktivitas aktivitas kehidupan serta saling berinteraksi antar sesama individu untuk mencapai kemakmuran dalam hidupnya. Adanya interaksi interaksi antar individu menimbulkan rasa saling membutuhkan satu sama lain, dalam kehidupan bermasyarakat tentunya ada hal hal penting yang menjadi tolak ukur untuk menjadikan kehidupan bermasyarakat lebih sejahtera dan damai.Dalam bermasyarakat tentunya juga harus memperhatikan lingkungan sekitar, keadaan di lingkungan sekitar memicu adanya sifat dan perilaku individu dalam bermasyarakat. Perilaku ini akan mencerminkan kualitas individu individu dalam bermasyarakat, penilaian ini berdasarkan sikap yang ditunjukkan kepada lingkungan sekitarnya.
Kali ini penulis akan memaparkan masyarakat madani sebagai elemen negara yang demokratis, pengertian dari masyarakat madani itu sendiri merupakan masyarakat yang hidup secara beradab atau bisa disebut juga masyarakat sipil, sebelumnya konsep ini dikembangkan oleh salah satu pemikir john locke dan JJ Roseau yang bertujuan untuk menghancurkan monopoli kekuasaan yang kemudian disusukl muncul ide ide penekanan kontrol dari penguasa kaum elite pengaruh unsur unsur islami juga merupakan salah satu hal yang perlu dikaji oleh par pemikir hingga akhirnya muncul istilah dari pemikir barat yaitu civil society. Dalam hal ini terjadi perdebatan menrik antara dua kubu yang menyatakan pro dan kontra mengenai sifat obyektif dari konsep masyarakat madani.
Tokoh yang kontra menyatakan bahwa masyarakat madani telah di cetuskan oleh negara dan dipelopori pemikir islam, banyak pemikir islam yang setuju dengan terbentuknya masyarakat madani di Indonesia. Sebagai negara dengan sistem demokrasi Indonesia perlu adanya perubahan di tingkat masyarakat yang maju tanpa menghilangkkan keyakinan dan kepercayaan masing masing, masyarakat yang beradab serta sebagai transisi perubahan mindset dari yang semula terbelakang menjadi lebih maju..Negara demokrasi tidak terlepas dari perkembangan masyarakatnya yang dibentuk sebagai masyarakat yang mempunyai jiwa kepemimpinan dan beradab, serta menjadikan kebersamaan keadilan serta kebebasan dalam menjalani hidup dalam masyarakat.
Proses untuk menjadikan masyarakat madani sebagai bagian dari negara demokrasi mengingat eksistensi masyarakat madani yang begitu singkat,namun di dalam proses pembentukan masyarakat yang berwawasan islami dan mempercyai adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai penganut aliran kepercayaan. Pendapat lain mengatakan bahwa masyarakat madani paahakikatnya merupakan keseimbangan antara individu dengan masyarakat dalam memperoleh kebebasan yang beradab. Sifat kemandirian yang ditunjukkan oleh masyarakat madani hal ini merupakan sesuatu yang ideal untuk negara yang menggunakan sistem demokrasi karena dapat menumbuhkan serta memperkokoh negara demorasi. Masyarakat madani harus memiliki hak dan kewajiban yang sama antar iindividu tanpa adanya paksaan dan pengaruh dari luar yang merusak pembentukan masyarakat madani di negara yang demokratis.
Namun sering kali pembeukan masyarakat madani meiliki kendala terhadap negara yang merasa sering terhalangi oleh sikap masyarakat madani yang menjunjung tinggi rasa saling menghargai dan menghormati antar sesama masyarakat, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya baha masyarakat madani memiliki rasa kemandirian yang tinggi, saling tolong menolong antar sesama dan menjunjung tinggi nilai nilai keagamaan serta mayarakat yang berwawasan tinggi, di dalam negara demokrasi pemerintahan berlandaskan hukum yang berlaku sehingga terbentuknya masyarakat madani di negra yang demokratis hendaknya taat dan patuh kepada hukum yang telah ditetapkan pemerinah suatu negara.


Harapan yang ingin diwujudkan pada masyarakat madani di masa yang akan datang menurut penulis yait adanya keleluasaan untuk berhubungan dengan Tuhan sebagai aliran kepercayaan dan interaksi terhadap sesama umat manusia di dalam masyarakat tanpa memandang status atu golongan karena pada hakikatnya semua manusia adalah sama di mata Tuhan.Pengakuan Hak Asasi Manusia sebagai warga negara yang demokratis.Penegakan masyarakat madani dilandasi oleh istitusi yang bersifat kritis trhadap kebijakan kebijakan yang dianggap merusak aspirasi masyarakat untuk memperjuangkan haknya pada negara,Karena negara demokrasi merupakan negara yang memberian keleluaaan pada masyarakatnya untuk menyampaikan gagasannya, memilih pemimpin negara sesuai dengan hati nurani masyarakat, asyarakat madani dituntut harus mampu memberdayakan masyarakatnya dan timbul adanya pembuktian bahwa pemimpin harus dapat dipercaya
Masyarakat Madani harus sering berinteraksi antar sesama dalam membangunsupaya tidak terjadi miss komunikasi antar sesama jika hal ini terjadi maka bukan tidak mungkin akan terjadi kerusuhan antar masyarakat dan akibatnya akan menimbulkan perpecahan, jika terjadi pepecahan maka akan merusak kestabilan kehidupan bernegara oleh karena itu keseimbangan antara negara dan masyarakat tentu harus dijaga menghilangkan sikap otoriter utamanya para pejabat negara yang berkuasa dan sebagai penggerak negara, masyarakat hendaknya harus memiliki ketegasan terhadap pemerintah yang berkuasa di dalam sebuah negara.tetapi haltersebut menurut Penulis akan tidak mudah tetapi ada keberanian bagi kaum muslim untuk memerangi dan masuk ke arena politik.
Hal ini memberikan dampak positif bagi terbentuknya masyarakat madani serta ada indikasi akan bertahan cukup lama dalam negara yang demokratis seperti Indonesia ini, pembentukan negara tentu tidak terlepas dari saling ketergantungan antara pemerintah dan masyarakat yang saling melengkapi satu sama lain sehingga mereka menetapkan suatu wilayyah yang dijadikan sebagai tempat untuk menjalankan kehidupan sesuai dengan kemauan mereka tanpa adanya paksaan serta ancaman dari luar selama masyarakat dan negara menerapkan aturan aturan hukum sebagai landasan ataupun pondasi jika ada ancaman dari luar dan menjadikan masyarakat juga lebih berhati hati terhadap setiap perbuatan yang mereka lakukan. Jika telah terjadi demikian bukan tidak mungkin masyarakat madani terbentuk sempurna di Indonesia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar