Masyarakat madani sebagai elemen negara yang demokratis
Masyarakat
merupakan suatu kumpulan manusia yang mendiami suatu tempat tertentu dan
menjalankan aktivitas aktivitas kehidupan serta saling berinteraksi antar
sesama individu untuk mencapai kemakmuran dalam hidupnya. Adanya interaksi
interaksi antar individu menimbulkan rasa saling membutuhkan satu sama lain,
dalam kehidupan bermasyarakat tentunya ada hal hal penting yang menjadi tolak
ukur untuk menjadikan kehidupan bermasyarakat lebih sejahtera dan damai.Dalam
bermasyarakat tentunya juga harus memperhatikan lingkungan sekitar, keadaan di
lingkungan sekitar memicu adanya sifat dan perilaku individu dalam
bermasyarakat. Perilaku ini akan mencerminkan kualitas individu individu dalam
bermasyarakat, penilaian ini berdasarkan sikap yang ditunjukkan kepada
lingkungan sekitarnya.
Kali
ini penulis akan memaparkan masyarakat madani sebagai elemen negara yang
demokratis, pengertian dari masyarakat madani itu sendiri merupakan masyarakat
yang hidup secara beradab atau bisa disebut juga masyarakat sipil, sebelumnya
konsep ini dikembangkan oleh salah satu pemikir john locke dan JJ Roseau yang
bertujuan untuk menghancurkan monopoli kekuasaan yang kemudian disusukl muncul
ide ide penekanan kontrol dari penguasa kaum elite pengaruh unsur unsur islami
juga merupakan salah satu hal yang perlu dikaji oleh par pemikir hingga
akhirnya muncul istilah dari pemikir barat yaitu civil society. Dalam hal ini
terjadi perdebatan menrik antara dua kubu yang menyatakan pro dan kontra mengenai
sifat obyektif dari konsep masyarakat madani.
Tokoh
yang kontra menyatakan bahwa masyarakat madani telah di cetuskan oleh negara
dan dipelopori pemikir islam, banyak pemikir islam yang setuju dengan
terbentuknya masyarakat madani di Indonesia. Sebagai negara dengan sistem
demokrasi Indonesia perlu adanya perubahan di tingkat masyarakat yang maju
tanpa menghilangkkan keyakinan dan kepercayaan masing masing, masyarakat yang
beradab serta sebagai transisi perubahan mindset dari yang semula terbelakang
menjadi lebih maju..Negara demokrasi tidak terlepas dari perkembangan
masyarakatnya yang dibentuk sebagai masyarakat yang mempunyai jiwa kepemimpinan
dan beradab, serta menjadikan kebersamaan keadilan serta kebebasan dalam
menjalani hidup dalam masyarakat.
Proses
untuk menjadikan masyarakat madani sebagai bagian dari negara demokrasi
mengingat eksistensi masyarakat madani yang begitu singkat,namun di dalam
proses pembentukan masyarakat yang berwawasan islami dan mempercyai adanya
Tuhan Yang Maha Esa sebagai penganut aliran kepercayaan. Pendapat lain
mengatakan bahwa masyarakat madani paahakikatnya merupakan keseimbangan antara
individu dengan masyarakat dalam memperoleh kebebasan yang beradab. Sifat
kemandirian yang ditunjukkan oleh masyarakat madani hal ini merupakan sesuatu
yang ideal untuk negara yang menggunakan sistem demokrasi karena dapat
menumbuhkan serta memperkokoh negara demorasi. Masyarakat madani harus memiliki
hak dan kewajiban yang sama antar iindividu tanpa adanya paksaan dan pengaruh
dari luar yang merusak pembentukan masyarakat madani di negara yang demokratis.
Namun
sering kali pembeukan masyarakat madani meiliki kendala terhadap negara yang
merasa sering terhalangi oleh sikap masyarakat madani yang menjunjung tinggi
rasa saling menghargai dan menghormati antar sesama masyarakat, seperti yang
sudah disebutkan sebelumnya baha masyarakat madani memiliki rasa kemandirian
yang tinggi, saling tolong menolong antar sesama dan menjunjung tinggi nilai
nilai keagamaan serta mayarakat yang berwawasan tinggi, di dalam negara
demokrasi pemerintahan berlandaskan hukum yang berlaku sehingga terbentuknya
masyarakat madani di negra yang demokratis hendaknya taat dan patuh kepada
hukum yang telah ditetapkan pemerinah suatu negara.
Harapan
yang ingin diwujudkan pada masyarakat madani di masa yang akan datang menurut
penulis yait adanya keleluasaan untuk berhubungan dengan Tuhan sebagai aliran
kepercayaan dan interaksi terhadap sesama umat manusia di dalam masyarakat
tanpa memandang status atu golongan karena pada hakikatnya semua manusia adalah
sama di mata Tuhan.Pengakuan Hak Asasi Manusia sebagai warga negara yang
demokratis.Penegakan masyarakat madani dilandasi oleh istitusi yang bersifat
kritis trhadap kebijakan kebijakan yang dianggap merusak aspirasi masyarakat
untuk memperjuangkan haknya pada negara,Karena negara demokrasi merupakan
negara yang memberian keleluaaan pada masyarakatnya untuk menyampaikan
gagasannya, memilih pemimpin negara sesuai dengan hati nurani masyarakat,
asyarakat madani dituntut harus mampu memberdayakan masyarakatnya dan timbul
adanya pembuktian bahwa pemimpin harus dapat dipercaya
Masyarakat
Madani harus sering berinteraksi antar sesama dalam membangunsupaya tidak
terjadi miss komunikasi antar sesama jika hal ini terjadi maka bukan tidak
mungkin akan terjadi kerusuhan antar masyarakat dan akibatnya akan menimbulkan
perpecahan, jika terjadi pepecahan maka akan merusak kestabilan kehidupan
bernegara oleh karena itu keseimbangan antara negara dan masyarakat tentu harus
dijaga menghilangkan sikap otoriter utamanya para pejabat negara yang berkuasa
dan sebagai penggerak negara, masyarakat hendaknya harus memiliki ketegasan
terhadap pemerintah yang berkuasa di dalam sebuah negara.tetapi haltersebut
menurut Penulis akan tidak mudah tetapi ada keberanian bagi kaum muslim untuk
memerangi dan masuk ke arena politik.
Hal
ini memberikan dampak positif bagi terbentuknya masyarakat madani serta ada
indikasi akan bertahan cukup lama dalam negara yang demokratis seperti Indonesia
ini, pembentukan negara tentu tidak terlepas dari saling ketergantungan antara
pemerintah dan masyarakat yang saling melengkapi satu sama lain sehingga mereka
menetapkan suatu wilayyah yang dijadikan sebagai tempat untuk menjalankan
kehidupan sesuai dengan kemauan mereka tanpa adanya paksaan serta ancaman dari
luar selama masyarakat dan negara menerapkan aturan aturan hukum sebagai
landasan ataupun pondasi jika ada ancaman dari luar dan menjadikan masyarakat
juga lebih berhati hati terhadap setiap perbuatan yang mereka lakukan. Jika
telah terjadi demikian bukan tidak mungkin masyarakat madani terbentuk sempurna
di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar