Rabu, 30 Desember 2015

DEMOKRASI LIBERAL DAN SISTEM KEPARTAIAN AMERIKA SERIKAT

DEMOKRASI LIBERAL DAN SISTEM KEPARTAIAN AMERIKA SERIKAT

Demokrasi liberal lebih menekankan pada pengakuan terhadap hak-hak warga negara, baik sebagai individu ataupun masyarakat. Dan karenanya lebih bertujuan menjaga tingkat represetansi warganegara dan melindunginya dari tindakan kelompok atau negara lain. Liberalisme atauLiberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama. Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. definisi singkat dari liberlisme itu sendiri cukup sulit untuk dipaparkan dalam sebuah bentuk kalimat, namun kita bisa mencoba menggaris bawahi makna penting dari liberlisme itu sendiri dimana paham ini labih jauh berbicara mengenai kebebasan, yang baik gagasan tentang negara konstitusional yang dilandaskan pada kedaulatan hukum dalam demokrasi, perlindungan atas hak milik pribadi dalam praktek kapitalisme modern, serta perlindungan atas kebebasan individu melalui gagasan besar tentang civil liberties kesemuanya adalah bagian dari kebajikan umum yang lahir dari filsafat liberal.
AS merupakan salah satu negara yang menerapkan demokrasi liberal. Pada tahun 1917, AS memiliki presiden Woodrow Wilson, seorang profesor universitas dalam bidang ilmu politik yang menjadikan misi utamanya membawa nilai-nilai demokrasi liberal ke Eropa dan ke seluruh dunia. Hanya dengan cara itu, ia yakin perang besar lainnya akan dapat dicegah. Singkat cerita, cara berfikir liberal memiliki dukungan politik yang solid dari negara yang paling kuat di dua negara demokratis liberal terkemuka, yaitu AS dan Inggris.Memahami pengertian barat, diperlukan pemahaman terhadap liberalisme, karena demokrasi barat mempunyai akar doktrinal dalam Liberalisme dari tokoh-tokoh seperti John Locke, Rousseau, Montesquieu, John Stuard Mill, Jeremy Bentham, dan lainnya. Sehingga akan disinggung sedikit tentang liberalisme dari John Locke. John Locke berpendapat bahwa negara muncul untuk menjamin kebebasan warga negaranya dan kemudian mengijinkan mereka menghidupi kehidupannya dan menggapai kebahagiaannya tanpa campur tangan tak semestinya dari orang lain.
Penting untuk dipaparkan adalah bahwa demokrasi liberal memiliki kaitan yang erat dengan perkembangan kapitalisme demokrasi liberal hanya akan tumbuh dan berkembang dan bisa diwujudkan dalam makna yang sesungguhnya pada masyarakat yang tingkat perkembangan kapitalisnya relatif tinggi. Artinya, perkembangan demokrasi liberal paralel dengan perkembangan kapitalisme. Partai Politik di Amerika Serikat pada awalnya kurang mendapat respon. Partai politik dipandang sebagai sebuah hal yang berbahaya bagi keutuhan sebuah bangsa karena lebih menekankan kepada kepentingan pribadi. Perkembangan Partai Politik di Amerika Serikat di awali dari para pendiri bangsa Amerika (founding fathers) kebanyakan kurang menyukai konsep partai politik. Mereka yakin partai akan lebih sering bersaing satu sama lain daripada berjuang demi kebaikan bersama. Mereka ingin tiap warga negara memilih kandidat sendiri-sendiri tanpa adanya campur tangan organisasi. Oleh karena itu, ketika partai politik muncul, timbul kontroversi tentang masa depan politik Amerika jika partai politik dibiarkan tumbuh.
Amerika Serikat merupakan negara yang menganut sistem dua partai. Ada sejumlah alasan mengapa Amerika menggunakan sistem dua partai. Pertama, orang-orang Amerika kurang berminat dengan perbedaan ideologi seperti halnya di Eropa sehingga menghasilkan cukup banyak partai dengan perbedaan ideologi masing-masing. Kedua, sistem pemilu yang digunakan mendorong terciptanya sistem dua partai. Sistem pemilihan di Amerika menggunakan sistem single-member districts. Pemilihan hanya tersedia satu kursi untuk diperebutkan. Partai yang menang dapat menduduki kursi tersebut. Dalam jangka panjang, sistem ini hanya membuka peluang bagi dua partai besar untuk bersaing. Ketiga, ketentuan negara bagian secara sistematis menghalangi meunculnya partai ketiga atau calon presiden independent.
Partai Republik banyak mendapat dukungan dari kalangan pengusaha dan profesional dibanding Partai Demokrat. Para pendukung partai ini terdiri dari mereka yang berpendidikan SMA hingga para sarjana dan rata-rata beragama Protestan. Orang-orang kulit hitam sangat sedikit mendukung Partai Republik. Berdasarkan politik luar negerinya, Partai Republik amat mendukung superioritas militer. Partai ini juga yang menjadi pendukung utama kemenangan Nixon, Ford, dan Reagan dalam merebut posisi presiden. Partai ini juga mendapat dukungan tinggi dari kalangan berpenghasilan tinggi sedikit mengalami konflik internal. Namun, hal itu tidak berarti apa-apa, sejak awal 1990 partai ini mengalami kemajuan yang cukup pesat di kawasan selatan dan barat yang secara tradisional merupakan benteng pertahanan Partai Demokrat. Kemajuan yang diperoleh Partai Republik disebabkan antara lain, karena kepemimpinan partai selalu berada di tangan politisi moderat dan pragmatis sehingga kurang mengundang konflik.
Berbeda dengan Partai Republik, Partai Demokrat mendapat banyak dukungan dari kalangan buruh dan keluarganya, mereka berpendidikan dibawah SMA, pemilih berkulit hitam, Yahudi, kelompok berpenghasilan rendah, kalangan liberal, pemilih muda dan beragaman Katholik. Dalam politik luar negerinya, Partai Demokrat cenderung memiliki semacam tanggung jawab untuk membela kepentingan Israel. Partai Demokrat memiliki ciri-ciri khusus yakni tempat penampungan dari beragam kelompok mulai dari kelompok kulit putih yang umumnya tinggal di kawasan suburban dan kelompok-kelompok minoritas yang umumnya tinggal di wilayah perkotaan. Perkembangan dalam 20 tahun terakhir, menarik kalangan minoritas baru untuk bergabung dengan Demokrat seperti kelompok pecinta lingkungan hidup, aktivis wanita dan kalangan gay. Perbedaan yang besar di kalangan pemilih menimbulkan potensi konflik internal partai. Diantaranya datang dari kelompok kulit hitam yang selalu menuntut perlakuan wajar dan lebih baik.Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa Amerika Serikat memberikan kebebasan pada warga negaranya. Serta sistem kepartaian yang dianut oleh Amerika Serikat menganut sistem dua partai demokrat dan republik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar